Tampilkan postingan dengan label Tur Wahyudin The Series. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tur Wahyudin The Series. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Januari 2017

Timbang Berat Badan

#Cektekanandarah: 120/80 normal; #cekguladarah: 101 (kurang dari 200, normal); #timbangberatbadan: 56 kg #normalweight #beratbadankuditimbangselalu #YakinSehat #DagoCFD #DagoCarFreeDay #carfreeday

Dikirim oleh Tur Wahyudin SE pada 30 Juli 2016


53 kg #timbang #timbangberatbadan #beratbadankuditimbangselalu

Dikirim oleh Tur Wahyudin SE pada 30 Desember 2016


Hari ini #timbangberatbadan lagi di K-24 #GegerkalongHilir. #BBturun 1 kg, jadi 52 kg. #Beratbadankuditimbangselalu dgn #timbanganinternasional. Terima kasih Apotek K-24 Bintang Farma. ^^

Dikirim oleh Tur Wahyudin SE pada 12 Januari 2017

Senin, 02 Januari 2017

Selfie di Braga Jelang Akhir Tahun 2016

Tur Wahyudin 20161231_163109
Tur Wahyudin 20161231_163202
Tur Wahyudin 20161231_163224
Tur Wahyudin 20161231_163743
Tur Wahyudin 20161231_163755

Penelusuran yang terkait dengan Braga:

  1. Wisata Braga
  2. Braga City Walk Bandung
  3. Braga FC
  4. Braga Bandung Malam Hari
  5. Braga Bandung XXI
  6. Braga Bandung Kuliner
  7. Braga Culinary Night
  8. Braga Bandung Nightlife

Jalan Asia Afrika No. 65, Bandung

Penelusuran yang terkait dengan Gedung Merdeka:

  1. Sejarah Gedung Merdeka
  2. Gedung Asia Afrika Bandung
  3. Sejarah Singkat Gedung Merdeka
  4. Sejarah Gedung Merdeka dalam Bahasa Sunda
  5. Gedung Merdeka Jaman Dulu
  6. Lokasi Gedung Merdeka
  7. Kaayaan Gedong Merdeka Kiwari
  8. Gedung Merdeka Photo
Tur Wahyudin 20161231_164304
Tur Wahyudin 20161231_164308
Tur Wahyudin 20161231_164314
Profil name: Tur Wahyudin
Date taken: December 31, 2016
Location: Jl. Asia Afrika No. 65, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40111

Buang Air Besar (BAB) Lancar

Buang air besar (biasanya disingkat menjadi BAB) atau defekasi adalah suatu tindakan atau proses makhluk hidup untuk membuang kotoran atau tinja yang padat atau setengah-padat yang berasal dari sistem pencernaan mahkluk hidup. Manusia dapat melakukan buang air besar beberapa kali dalam satu hari atau satu kali dalam beberapa hari. Tetapi bahkan dapat mengalami gangguan yaitu hingga hanya beberapa kali saja dalam satu minggu atau dapat berkali-kali dalam satu hari, biasanya gangguan-gangguan tersebut diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak benar dan jika dibiarkan dapat menjadi masalah yang lebih besar. Gerakan peristaltis dari otot-otot dinding usus besar menggerakkan tinja dari saluran pencernaan menuju ke rektum. Pada rektum terdapat bagian yang membesar (disebut ampulla) yang menjadi tempat penampungan tinja sementara. Otot-otot pada dinding rektum yang dipengaruhi oleh sistem saraf sekitarnya dapat membuat suatu rangsangan untuk mengeluarkan tinja keluar tubuh. Jika tindakan pembuangan terus ditahan atau dihambat maka tinja dapat kembali ke usus besar yang menyebabkan air pada tinja kembali diserap, dan tinja menjadi sangat padat. Jika buang air besar tidak dapat dilakukan untuk masa yang agak lama dan tinja terus mengeras, konstipasi dapat terjadi. Sementara, bila ada infeksi bakteri atau virus di usus maka secara refleks usus akan mempercepat laju tinja sehingga penyerapan air sedikit. Akibatnya, tinja menjadi lebih encer sehingga perut terasa mulas dan dapat terjadi pembuangan secara tanpa diduga. Keadaan demikian disebut dengan diare. Ketika rektum telah penuh, tekanan di dalam rektum akan terus meningkat dan menyebabkan rangsangan untuk buang air besar. Tinja akan didorong menuju ke saluran anus. Otot sphinkter pada anus akan membuka lubang anus untuk mengeluarkan tinja. Selama buang air besar, otot dada, diafragma, otot dinding abdomen, dan diafragma pelvis menekan saluran cerna. Pernapasan juga akan terhenti sementara ketika paru-paru menekan diafragma dada ke bawah untuk memberi tekanan. Tekanan darah meningkat dan darah yang dipompa menuju jantung meninggi. Buang air besar dapat terjadi secara sadar dan tak sadar (contohnya buang air besar saat melakukan proses persalinan). Kehilangan kontrol dapat terjadi karena cedera fisik (seperti cedera pada otot sphinkter anus), radang, penyerapan air pada usus besar yang kurang (menyebabkan diare, kematian, dan faktor faal dan saraf). Pada dasarnya, frekuensi buang air besar pada setiap orang bervariasi. Meski begitu, ada masanya ketika orang yang biasanya buang air besar hanya tiga hari sekali pun tidak mampu mengeluarkan setelah empat atau lima hari, bahkan seminggu. Atau, yang biasanya buang air besar tiap hari tidak mampu mengeluarkan feses setelah lebih dari dua hari. Posisi dan perilaku saat buang air besar tergantung dari masing-masing kebudayaan yang berlaku atau kebiasaan masing-masing orang. Pada beberapa daerah seperti Asia Timur, pedesaan Timur Tengah, dan beberapa daerah di Eropa Selatan terbiasa melakukannya dengan posisi jongkok. Sementara di kebanyakan dunia Barat dengan posisi duduk. Pada beberapa kebudayaan, setelah membuang air besar, bagian anus dan bokong dibersihkan dengan kertas toilet atau kertas tisu, dan mungkin bahan lainnya seperti dedaunan. Ada pula yang membersihkannya dengan basuhan air.

1. Ahad, 01 Januari 2016 pukul 09.00 WIB

Mandi

Mandi adalah kegiatan mencuci tubuh dengan air dengan cara menyiramkan air ke badan atau merendam badan di kamar mandi. Manusia perlu mandi untuk menghilangkan bau, debu, dan sel-sel kulit yang sudah mati. Mandi bermanfaat untuk memelihara kesehatan, menjaga kebersihan, serta mempertahankan penampilan agar tetap rapi. Setelah mandi, manusia biasanya merasa segar, bersih, dan santai. Kebiasaan sewaktu mandi, frekuensi, tempat mandi, dan perlengkapan mandi yang digunakan bergantung pada kebudayaan dan kondisi geografis tempat tinggal. Pendapat orang di berbagai negara tentang kebersihan dan bau badan selalu berbeda-beda dan tidak ada yang benar atau salah. Kebersihan bisa merupakan prioritas utama bagi orang yang tinggal di suatu negara, tetapi kebutuhan pangan dan tempat berteduh bisa lebih penting bagi orang di negara lain. Sebagian orang mandi setiap hari, tetapi banyak juga orang yang tidak terlalu sering mandi. Di tempat air merupakan barang langka, air mungkin lebih baik dipakai untuk minum, memasak, atau bertani daripada mandi. Orang yang tinggal di tempat yang mengenal musim dingin sering tidak mengenal mandi dengan air dingin. Orang Indonesia mempunyai kebiasaan mandi dua kali sehari dengan air dan sabun. Mandi pagi dilakukan di pagi hari sebelum melakukan berbagai kegiatan, sedangkan mandi sore dilakukan di sore atau malam hari. Di kamar mandi yang tidak mempunyai keran air panas, air yang dipakai untuk mandi adalah air dingin.

Mandiku:

  1. Ahad, 01 Januari 2017 pukul 14.00 WIB


Minggu, 13 November 2016

Explore Bandung: Farmhouse Susu Lembang

Farmhouse Susu Lembang adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh Instagramers. Tempatnya bagus, bergaya ala-ala Eropa, gitu. Nggak perlu ke Eropa,ke sini pun sudah bisa lihat miniatur peternakan Eropa. 

Tur Wahyudin memegang tiket masuk Farmhouse yang bisa ditukarkan dengan susu murni aneka rasa atau sosis bakar
Tur Wahyudin berpose dengan manusia bertopeng di Farmhouse
Tur Wahyudin bingung banget harus ekspresi gimana kala itu
Ada apa dengan Bandung? 5-7 Agustus 2016 Tur Wahyudin puas banget explore Bandung dan foto-foto
Tur Wahyudin sungguh gembira bisa berlibur dan mengunjungi Farmhouse Susu Lembang

Rabu, 17 Desember 2014

Wisuda Night: A Night to Remember [Wijde Blik Bandung]

Saya merasa sangat bersyukur karena Wisuda Night malam ini adalah yang pertama diadakan oleh panitia/ adik-adik tingkat/ pengurus IMAKSI (Ikatan Mahasiswa Akuntansi). Angkatan wisuda sebelum gelombang III Des 2014 belum pernah diadain acara beginian. Acara malam ini meriah dan kreatif banget. Salut sama penggagas acaranya. Hari ini tidak ada perasaan sedih. Yang ada bergembira.

Dengan mengangkat tema A Night To Remember, yakni satu malam untuk diingat, mengingat akan kebersamaan selama masa perkuliahan, kebersamaan dalam mencapai segalanya.

Pesta---Graduation-Accounting-Indonesia University of Education---bertempat di Wijde Blik 10 Dayang Sumbi Street pada Rabu malam, 17 Desember 2014 pukul 18.30-23.30 WIB. Panitianya anak 2013 dan 2014. Terima kasih banyak ya sudah membuat acara yang rame kayak gini. Oh iya, makanannya juga enak-enak. Intinya bersyukur sekali menghadiri acara ini.

Setiabudi, Ledeng, Rabu petang diguyur hujan. Saya memakai jas hujan transparan. Dari Ledeng sampai depan SMPN 12 Bandung saya berlari karena kalau naik angkot suka ngetem. Saya call Gilang. Ya, beberapa menit kemudian mobil Gilang merapat ke kiri. Saya pun melepas jas hujanku. Saya segera masuk ke dalam mobilnya Gilang. Selain Gilang, ada Tommy dan Juned. Sebagai muslim yang baik, tentunya saling bersalaman terlebih dahulu. Sebenarnya tempatnya deket. Tapi karena macet ya jadi lumayan lama nyampenya.

Alhamdulillah akhirnya nyampe juga di Wijde Blik. Sudah tampak rame sekali. Di Wijde Blik juga hujan rintik-rintik. Begitu calon wisudawan datang, disambut dengan hangat, panitia menghampiri kami dan memayungi kami. Kami lalu diarahkan ke hall, untuk difoto terlebih dahulu. Semuanya ramah, mereka mempersilahkan kami isi daftar hadir dulu. Setelah mengisi daftar hadir, kami langsung menuju ke tatanan kursi yang disediakan. Beberapa menit kemudian juga datang Fida, Chika, Anugrah. Ke meja paling depan, dari kiri ke kanan, tampak Pak Nono, Bu Alfira, Bu Indah dan Pak Budi di jajaran dosen.

Setelah sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, lalu ketua BEM IMAKSI, dan Kepala Prodi, kami dipersilahkan menuju meja prasmanan. Tentunya dimulai dari dosen dulu, kemudian disusul calon wisudawan. Makanannya enak banget pokoknya!

Setelah sesi makan, tiba-tiba lampu dipadamkan! Dan diputarkanlah sebuah film yang berisi sambutan dan ucapan selamat dari Kaprodi Pak Nono, dan para dosen: Bu Alfira, Bu Indah, Bu Aris, dan staf prodi: Pak Kiki. Juga sepatah kata dari perwakilan calon wisudawan, ucapan dari yang ditinggalkan, ucapan dari angkatan 2013, dan 2014. Terharu sekali!

Sesi berikutnya adalah para dosen diminta oleh pembawa acara untuk naik ke atas panggung. Dan nama-nama calon wisudawan dipanggil satu-satu dan diserahkan plakat. Plakatnya itu dalemnya ada burung hantu yang memakai toga dan ada foto dan nama calon wisudawan yang sudah bergelar S.E.(Sarjana Ekonomi) - Calon wisudawan menerima plakat itu dan sambil berjabat tangan kepada para dosen. Seksi dokumentasi pun mengabadikan momen ini.

Tepat pukul 21.00 WIB, para dosen meninggalkan tempat acara. Acara kemudian diserahkan ke anak-anak. Bersenang-senang. Have fun.

Anak-anak jaman sekarang tuh senengnya pada foto selfie, baik dengan tangan sendiri atau dengan bantuan tongsis. Saya pun nggak mau ketinggalan momen ini.

Acara selesai pukul 23.30 WIB